UN Melatih Siswa Menjadi Jujur
Rabu, 16/04/2014 - 10:07
Manado, Kemdikbud --- Pelaksanaan ujian nasional (UN) tahun 2014 hari pertama dan kedua telah dilaksanakan. Siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kota Manado, merasa awal menerima soal ujian sedikit menegangkan. Namun mereka berusaha tenang dan santai. "Tetapi kalau membawa UN ini dengan relaks, maka kita dapat mengisi soal-soal ujian dengan baik dan tenang," tutur Keren Yulianti Laheping, siswa jurusan Administrasi Perkantoran, saat ditemui di sekolahnya, Selasa (14/04/2014).
Keren mengatakan, pelaksanaan ujian nasional baginya membuat penasaran karena soal-soal dari UN berbeda-beda. Menurut dia, UN melatih siswa menjadi jujur dan dapat fokus dalam mengerjakan soal ujian. Ia pun memiliki kekuatiran apa bila lembar jawaban rusak, "Kekuatiran lembar jawaban rusak tidak mengganggu fokus saya dalam mengerjakan ujian, karena saya akan lebih hati-hati dalam mengerjakan," ungkapnya.
Menjelang UN, Keren mengatakan, telah mempersiapkan alat-alat tulis seperti papan, pensil, serutan dan penghapus. Ia juga memanfaatkan waktu menjelang UN dengan belajar soal-soal yang telah diberikan pada saat bimbingan belajar dan uji coba UN. "Saya sangat menyukai pelajaran bahasa Indonesia, dan saya mengharapkan mendapatkan nilai yang bagus untuk mata pelajaran bahasa Indonesia," katanya.
Keren berharap pada ujian nasioanal mendapatkan nilai yang baik, dan siswa yang ada di SMK Negei 1 dapat lulus seratus persen. "Melalui ujian nasional ini saya berharap kami menjadi lebih baik kedepan, dan menjadi contoh generasi-generasi berikutnya atas keberhasilan dalam menghadapi UN," harapnya.
Pada kesempatan yang sama, Andre Ponto, teman satu kelas Keren mengatakan, mata pelajaran yang ia gemari adalah bahasa Inggris. Karena bahas Inggris merupakan bahasa dunia, dan dapat menjangkau semua aspek dunia kerja. Ia optimis dengan hasil yang akan dicapainya. "Target saya dalam ujian nasional mendapatkan nilai terbaik," ungkapnya.
Menurut Andre hanya ada sedikit perbedaan antara soal yang ia kerjakan saat bimbingan belajar dan uji coba UN dengan UN 2014. Dukungan orang tuanya sangat membantu dalam menumbuhkan semangat, dan mengarahkan untuk belajar. "Agar mental saya siap untuk menghadapi ujian nasional," imbuhnya. (Seno Hartono)
Comments
Post a Comment